GOWA – Ratusan massa yang tergabung dalam gabungan media dan ormas melakukan aksi unjuk rasa dikantor dinas perhubungan kabupaten Gowa kamis siang. Kamis (06/08/2026).
Aksi unjuk rasa ini adalah bentuk kemarahan elemen pers dan ormas yang ada di Kabupaten Gowa dan Makassar yang tidak menerima atas tindakan arogansi yang dilakukan oleh kepala dinas perhubungan dan salah satu anggotanya terhadap ketua DPD JOIN Gowa pada hari Jumat tanggal 31/07/2026 lalu.
Ratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Ormas, Media, dan Lembaga seperti Join Kabupaten Gowa, Daeng Guard, komando paku terbang ,Den Bogard,elang timur,Pers Burusergap Info, Cobra, LMBC, hingga Anti Kriminal, bergerak serentak menggeruduk Kantor Dinas Perhubungan dan Kantor Bupati Gowa untuk menyuarakan tuntutan tegas.
Aksi damai namun penuh tekanan ini dikomandoi langsung oleh Alfian Irma atau yang akrab disapa Hendra sebagai jendral lapangan. Di hadapan massa, ia menegaskan tuntutan utama yang tidak bisa ditawar yakni meminta Bupati Gowa segera mencopot Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa dari jabatannya tanpa penundaan sedikit pun.
Pemicu aksi ini bermula dari insiden dugaan kekerasan yang diduga dilakukan oleh pejabat tinggi dinas tersebut. Kejadian berawal saat panitia hanya menjalankan tugas mengarahkan kendaraan ke area parkir demi menjaga keselamatan peserta kegiatan balap motor, namun arahan tersebut justru direspon dengan tindakan yang berujung keributan dan perlakuan kasar.
Saat ribuan massa memenuhi halaman dan akses masuk Kantor Dinas Perhubungan, Kepala Dinas yang bersangkutan diketahui tidak berada di tempat. Massa pun tidak menimbulkan kerusakan atau keributan, namun tetap bertahan dengan tegas menyuarakan tuntutan agar pemerintah daerah segera merespon aspirasi ini.
Elemen masyarakat dan pers yang bergerak dalam aksi ini mengingatkan bahwa kekuasaan negara bukan milik pribadi pejabat. Mereka menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga ada keputusan pasti dari Bupati Gowa dan hasil penyelidikan yang transparan dari aparat hukum, demi menjaga kehormatan birokrasi serta keadilan bagi seluruh warga Kabupaten Gowa.
Diakhir unjuk rasa didepan kantor bupati gowa, 10 perwakilan massa unjuk rasa diterima langsung oleh ibu bupati gowa diruang kerjanya dan ibu bupati menerima aspirasi ini dan berpesan agar melakukan penyuratan secara prosedural sesuai aturan yang berlaku.







