KOTA MOJOKERTO – Di momen istimewa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Mojokerto Kota menghadirkan kebahagiaan nyata bagi warga kurang mampu melalui program renovasi Rumah Tak Layak Huni (RTLH). Rabu 3 Juli 2026.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Kota secara resmi meresmikan hasil pembangunan rumah milik warga, akhir Juni lalu.

Bantuan ini diterima oleh M. Fatoni atau akrab disapa Pak Toni dan istrinya, Siti Masitah, yang berdomisili di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon. Sebagai pedagang kelapa muda dengan penghasilan pas-pasan, keinginan mereka memperbaiki rumah yang rusak harus terus tertunda.

Dahulu, atap rumah yang rapuh kerap bocor saat hujan, sementara lantai dan struktur bangunan lain sudah memprihatinkan.

Namun setelah dikerjakan selama 14 hari, rumah tersebut kini berubah total: lantai, atap, plafon, kamar tidur, hingga kamar mandi telah diperbaiki secara menyeluruh menjadi hunian yang kokoh, bersih, dan nyaman.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Polres Mojokerto Kota, Bhayangkari, dan Pemerintah Kota Mojokerto. Saat peresmian, Kapolres Herdiawan Arifianto menyampaikan bahwa langkah ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Sinergi yang kuat antara kepolisian, Bhayangkari, dan pemerintah daerah menjadi kekuatan kami untuk menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan warga. Semoga rumah ini menjadi tempat yang penuh kebahagiaan dan kenyamanan bagi keluarga Pak Toni,” ujarnya.

Pak Toni pun tak kuasa menahan haru dan rasa syukur. “Terima kasih banyak kepada Pak Kapolres dan pemerintah kota. Tak terasa rumah kami kini sudah seindah ini,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kapolres menegaskan bahwa aksi sosial seperti ini tidak berhenti di momen Hari Bhayangkara saja. Polres Mojokerto Kota berkomitmen terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, bersama dukungan berbagai pihak.

Peresmian ini juga dihadiri oleh Wakapolres, para Pejabat Utama, pengurus Bhayangkari, Lurah Blooto, serta tokoh masyarakat setempat.